Kurikulum yang disusun bersama antara Vokasi, SMK, Industri, dan Dunia Kerja akan menentukan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.
Thursday, January 7, 2021
Condong Pada Mimpi - Vokasi Berjaya
Monday, July 13, 2020
VPN (Virtual Private Network)
Kompetensi Dasar :
3.14 Mengevaluasi VPN Server
4.14 Mengkonfigurasi VPN Server
Pada jaman dulu, VPN (Virtual Private Network) dibuat dengan tujuan mengkoneksikan jaringan antar gedung perkantoran secara aman dan dapat menggunakan jaringan kantor dari rumah atau tempat lain.
Sedangkan pada saat ini, VPN sudah banyak digunakan oleh pengguna internet di seluruh dunia. Tujuannya? Tentu untuk mendapatkan koneksi ke internet secara aman, pribadi (private), dan dapat mengakses suatu jaringan secara remote.
VPN (Virtual Private Network) adalah layanan koneksi yang memberikan kita akses ke website secara aman (secure) dan pribadi (private) dengan mengubah jalur koneksi melalui server dan menyembunyikan pertukaran data yang terjadi.
Sederhananya, VPN mengkoneksikan smartphone, tablet, PC ke komputer yang lain (biasa disebut dengan VPN Server) di suatu tempat yang terhubung dengan internet, dan mengizinkan kita untuk menjelajah internet menggunakan jaringan internet komputer. Jadi jika komputer (server) di negara yang berbeda, itu akan menjadi negara yang kita gunakan ketika internet mencoba mengenali kita melalui koneksi tersebut dan kita dapat mengakses sesuatu yang tidak bisa kita akses dari negara kita.
Agar lebih memahami dan mengingat kembali apa itu VPN, kita coba ulang bagaimana apa itu VPN?
VPN adalah singkatan dari Virtual Private Network, yaitu sebuah terowongan Virtual (Virtual Tunnel) dari jaringan ke jaringan lain yang terenkripsi. VPN server dan VPN Client harus saling ter-autentikasi. VPN mengkoneksikan dua jaringan seperti kantor - kantor cabang atau Remote User tunggal ke kantor. (Carla Schroder, 2008:p265). Teknologi VPN menyediakan 2 fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut:
1. Confidentiality
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan otentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya.
Tunneling
Tunneling adalah dasar dari VPN untuk membuat suatu Jaringan private melalui Jaringan internet. Tunneling juga merupakan enkapsulasi atau pembungkusan suatu Protokol ke dalam paket Protokol. Tunneling menyediakan suatu koneksi Point-To- Point logis sepanjang Jaringan IP yang bersifat
connectionless
Proses transfer data dari satu Jaringan ke Jaringan lain memanfaatkan Jaringan internet secara terselubung (Tunneling). Ketika paket berjalan menuju ke node tujuan, paket ini melalui suatu jalur yang disebut tunnel.
Load balance atau load balancing
Berikut ini adalah beberapa manfaat load balancing :
- Meningkatkan kecepatan respon applikasi
- Meningkatkan kestabilan applikasi
- Memperkecil kemungkinan downtime
- dan banyak lagi lainya.
Terdapat beberapa tipe load balancing yaitu load balance dengan menggunakan hardware atau dengan menggunakan software. Adapun perbedaannya load balance hardware dan software antara lain:
- Load balancer hardware dibutuhkan beli perangkat tersebut sedangkan software tidak.
- Load balancer software lebih fleksibel karena bisa install di komputer server secara umum, sedangkan yg hardware tidak.
Fitur Load Balancer
- Asymmetric load: Rasio dapat dibuat dengan menentukan koneksi yang menjadi primary yang dianggap paling baik backbonenya dan terbaik dalam path routingnya, jadi kita dapat membuat mesin untuk mencari best path determination dan routing yang terpendek dan terbaik untuk sampai ketujuan.
- Aktivitas berdasarkan prioritas: Disaat load jaringan sedang peek, server akan dapat membagi aktivitas berdasarkan prioritas dan ke link cadangan.
- Proteksi dari serangan DDoS: Karena kita dapat membuat fitur seperti SYN Cookies dan delayed-binding suatu metode di back-end server 16 pada saat terjadi proses TCP handshake pada saat terjadi serangan SYN Flood.
- Kompresi HTTP: Memungkinkan data untuk bisa mentransfer objek HTTP dengan dimungkinkannya penggunaan utilisasi kompresi gzip yang berada di semua web browser yang modern.
- TCP Buffering: Dapat membuat respon buffer dari server dan berakibat dapat memungkinkan task akses lebih cepat.
- HTTP Caching: Dapat menyimpan content yang static, dengan demikian request dapat di handel tanpa harus melakukan kontak ke web server diluar jaringan yang berakibat akses terasa semakin cepat.
- Content Filtering: Beberapa Load Balancing dapat melakukan perubahan trafik pada saat dijalankan.
- HTTP Security: Beberapa system Load Balancing dapat menyembunyikan HTTP error pages, menghapus identifikasi header server dari respon HTTP, dan melakukan enkripsi cookies agar user tidak dapat memanipulasinya.
- Priority Queuing: Berguna untuk memberikan perbedaan prioritas traffic paket.
- Spam Filtering: Spam istilah lainnya junk mail merupakan penyalahgunaan dalam pengiriman berita elektronik untuk menampilkan berita iklan dan keperluan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna web. Bentuk berita spam yang umum dikenal meliputi: spam surat elektronik, spam instant messaging, 17 spam Usenet newsgroup, spam mesin pencari informasi web web search engine spam, spam blog, spam berita pada telepon genggam, spam forum Internet, dan lain lain. Spam ini biasanya datang bertubi- tubi tanpa diminta dan sering kali tidak dikehendaki oleh penerimanya. Beberapa contoh lain dari spam ini bisa berupa surat elektronik berisi iklan, sms pada telepon genggam, berita yang masuk dalam suatu forum newsgroup berisi promosi barang yang tidak terkait dengan aktifitas newsgroup tersebut, spamdexing yang mendominir suatu mesin pencari search engine untuk mencari popularitas bagi suatu URL tertentu, ataupun bisa berupa berita yang tak berguna dan masuk dalam suatu blog, buku tamu situs web, dan lain-lain.
- Mengurangi Beban Server: Request data dari client tentu akan membuat server mengalami overload, bila terjadi overload server tersebut akan down dan tidak dapat diakses oleh client. Maka dari itu load balancing membagi beban request data dari client agar server berjalan lebih maksimal dalam menangani request data client.
- Mempercepat Akses Layanan: Bila melakukan load balancing pada server maka layanan dari server tersebut akan lebih cepat diakses karena beban dari client ditangani oleh dua atau lebih server yang menyebabkan akses tersebut dapat ditangani tanpa memperlambat kinerja dari server.
- Redudansi dan High-Availability (HA): Jika terdapat 3 web server dan salah satunya mengalami kerusakan (down) maka 2 web server lain akan tetap menjaga website selalu berjalan dan dapat di akses oleh client, client tidak akan menyadari downtime apapun dari website tersebut.
- Meminimalisir Waktu Down: Jika salah satu penyedia layanan atau server down, terdapat server lain yang menyediakan ketersediaan layannan setiap saat.
- Biaya Pembangunan Infrastruktur lebih banyak dikarenakan diperlukan lebih dari satu link dan satu server / pemberi layanan.
- Jika Server Induk bermasalah maka server lain dibawahnya atau virtualnya akan bermasalah.
- Penempatan semua data dalam satu server akan menjadi target serangan virus, hacker, atau serangan cyber lainnya.
- Round Robin: Algoritma load balancing paling sederhana yaitu membagi beban secara bergiliran dan berurutan dari satu server ke server lain.
- Ratio: Algoritma ini membagi beban dengan cara memberi rasio pada setiap servernya semakin besar rasio maka semakin besar juga server tersebut menangani beban.
- Fastest: Melakukan pembagian beban dengan cara menutamakan server-server yang memiliki respon paling cepat. Server ini yang nanti akan menangani beban saat terdapat request. Jadi saat server yang sedang melakukan pengambilan data yang menyebabkan respon server tersebut menjadi lambat dan request tersebut akan di ambil oleh server lain yang memiliki respon tercepat.
- Least Connection: Melakukan pembagian berdasarkan banyaknya koneksi yang sedang dilayani oleh server. Server yang paling sedikit melayani koneksi client maka server tersebut yang akan mengambil request berikutnya dari client.
Monday, June 27, 2011
Arti Seorang anak
"zakki160 lahir 47 tahun lalu, 3 tahun dunia pendidikan seni, yaitu pada tahun 1992 s.d 1995 di ASTI/STSI Bandung pada jurusan Karawitan. Tak satu pun karya seni yang di hasilkan, cuma coretan-coretan yang tersimpan di dunia maya. Dengan bekal yang pendidikan selama 3 tahun penulis mencoba menjadi seorang pengajar sebuah SMK negeri di daerah Bekasi dan sekarang di sebuah SMK di Karawang, walau selama beberapa tahun telah terjun di luar pendidikan sesuai dengan predikat yang mau tidak mau harus dijalani secara hitam di atas putih, yaitu sebagai Ahli Madya di Bidang Seni Karawitan atau Seni Musik Tradisional. Sekarang mencoba belajar di Bidang TIK."
"Sering kali kita melihat disekitar kita dimana seorang anak di aniaya oleh orang tuanya, dijadikan obyek mata pencaharian dan yang lebih keji adalah pemerkosaan oleh bapaknya sendiri. Itu lah yang menjadikan keperihatinan penulis, dengan dalil kehilafan dsb. apakah itu menjadikan alasan? sebetulnya hal seperti itu adalah ketidak sadaran mereka akan arti ke hadiran anak bagi mereka. menurut penulis arti dari kehadiran anak adalah sebuah titipan dari Nya. Sebagai mana yang namanya titipan kita harus jaga dan pelihara dengan baik. semoga catatan ini menjadikan kita sadar akan posisi sebagai orang yang dipercaya oleh Yang Maha Kuasa."
Renungan. Bagi yang orang tua yang diberi amanah.Keep Your Children…!
If a child lives with criticism, he learns to condemn
(Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar menyalahkan)
If a child lives with hostility, he learns to fight
(Jika anak dibesarkan dengan kebencian, ia belajar berkelahi)
If a child lives with ridicule, he learns to be shy
(Jika anak dibesarkan dengan ejekan, ia akan tumbuh rendah diri)
If a child lives with shame, he learns to feel guilty
(Jika anak sering dipermalukan, ia akan menyalahkan diri sendiri)
If a child lives with tolerance, he learns to be patient
(Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar bersabar)
If a child lives with encouragement, he learns to be confident
(Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia akan belajar percaya diri)
If a child lives with praise, he learns to appreciate
(Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia akan belajar menghargai)
If a child lives with fairness, he learns justice
(Jika anak dibesarkan dengan keadilan, ia akan belajar berbuat adil)
If a child lives with security, he learns to have faith
(Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia akan belajar memiliki keyakinan)
If a child lives with approval, he learns to like himself
(Jika anak dibesarkan dengan persetujuan, ia akan belajar menyukai diri)
If a child lives with acceptance and friendship, he learns to find love in the world
(Jika anak dibesarkan dengan penerimaan dan persahabatan, ia akan belajar menemukan cinta dalam kehidupan)















